
Jakarta – Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pengayoman ke-80, Kementerian Hukum menggelar rapat koordinasi pada Senin, 30 Juni 2025. Rapat diselenggarakan secara luring bertempat di Ruang Rapat Soepomo, Lantai 7 Gedung Sekretariat Jenderal, dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum.
Rapat ini menjadi langkah awal yang strategis untuk mematangkan rencana dan memastikan keselarasan seluruh kegiatan dalam memperingati delapan dekade pengabdian Kementerian Hukum kepada bangsa dan negara. Dalam suasana penuh semangat, para peserta rapat membahas sejumlah agenda utama yang akan mewarnai peringatan Hari Bhakti Pengayoman ke-80.
Beberapa poin penting yang menjadi fokus pembahasan meliputi:
• Penetapan Tema dan Logo Resmi
Tema dan logo menjadi simbol semangat serta nilai yang ingin diangkat dalam peringatan kali ini, sebagai wujud refleksi perjalanan panjang Kementerian.
• Rangkaian Kegiatan Upacara, yang terdiri atas:
o Pembukaan resmi Hari Bhakti Pengayoman ke-80
o Doa Bersama untuk Negeri sebagai bentuk spiritualitas dan rasa syukur
o Ziarah serentak ke Taman Makam Pahlawan sebagai penghormatan kepada para pejuang
o Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80
o Syukuran Hari Bhakti sebagai puncak rasa syukur dan apresiasi terhadap seluruh insan Pengayoman
• Bakti Sosial
Kegiatan “Kumham Peduli, Kumham Berbagi” serta aksi donor darah akan digelar sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
• Layanan Publik
Dalam rangka mendekatkan pelayanan hukum kepada masyarakat, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) akan menghadirkan layanan langsung kepada publik dalam momentum peringatan ini.
• Kegiatan Olahraga
Untuk membangun kebersamaan dan semangat kompetisi yang sehat antarpegawai, akan diselenggarakan berbagai cabang olahraga seperti tenis lapangan, tenis meja, dan board game.
Selain menyusun dan menyepakati susunan kegiatan, rapat juga mengidentifikasi dan menetapkan jadwal pelaksanaan serta penanggung jawab kegiatan guna memastikan efektivitas dan kelancaran pelaksanaan setiap agenda. Dalam diskusi mengenai koordinasi lomba Board Game, semula Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan ditunjuk sebagai koordinator. Namun, setelah mempertimbangkan aspek teknis dan efisiensi pelaksanaan, disepakati bahwa Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) akan mengambil alih peran tersebut.
Seluruh Unit Eselon I di lingkungan Kementerian Hukum diharapkan dapat segera menyusun rencana internal serta mengambil langkah-langkah nyata untuk mendukung dan mensukseskan rangkaian kegiatan Hari Bhakti Pengayoman ke-80. Kolaborasi, sinergi, dan komitmen bersama menjadi kunci utama dalam menyelenggarakan peringatan yang bermakna dan membanggakan.



